SHAD MINDATOP adalah kapsul herbal khusus untuk menambah nutrisi otak yang dibuat dari ekstrak pegagan (Centella asiatica) kualitas terbaik. SHAD MINDATOP sangat berperan untuk memperlancar peredaran darah menuju otak, sehingga dapat memasok oksigen dan nutrisi sel ke otak agar dapat berfungsi secara optimal.
Dengan mengkonsumsi SHAD MINDATOP secara teratur sesuai dosis yang dianjurkan, dapat memberi manfaat antara lain :
1. Membantu meningkatkan kemampuan mental dan meningkatkan IQ
2. Membantu meningkatkan kemampuan saraf memori
3. Membantu meningkatkan daya ingat dan konsentrasi
4. Membantu mencegah stroke
5. Membantu mencegah pikun
6. Membantu mempercepat pemulihan pada penderita stroke
Kandungan dan Khasiat Pegagan (Centella asiatica) dalam SHAD MINDATOP
Dalam daun pegagan (Centella asiatica) terdapat banyak senyawa aktif yang berkhasiat, beberapa di antaranya adalah :
> Triterpenoid
1. Senyawa ini adalah senyawa terpenting dari tanaman pegagan, karena senyawa ini sangat berperan untuk meningkatkan fungsi mental lebih baik dan memberi efek menenangkan, sehingga cocok untuk orang-orang yang mengidap penyakit yang berkaitan dengan saraf yang overaktif, misalnya autis, atau penderita Attention Deficit Disorder (ADD). Senyawa triterpenoid juga dapat merevitalisasi pembuluh darah sehingga memperlancar peredaran darah menuju otak. Kondisi ini sangat membantu bagi penderita pikun dini dan mempercepat pemulihan bagi penderita stroke.
2. Senyawa triterpenoid bersifat sebagai antioksidan yang bekerja menangkap radikal bebas, sehingga sel otak terhindar dari kematian yang menyebabkan berkurangnya memori. Sebaliknya otak dapat lebih terangsang untuk bekerja dalam peningkatan kemampuan belajar dan daya ingat.
> Asiaticoside
Senyawa ini adalah bagian dari triterpenoid. Senyawa ini sangat berperan untuk menstimulasi sel darah dan sistem imun sehingga darah dapat berfungsi optimal mensuplai nutrisi dan oksigen ke otak. Senyawa itu juga merupakan antibiotik alami dan mencegah kelelahan sebagai pemicu tidak konsentrasinya seseorang.
> Brahmoside
Senyawa ini sangat berperan untuk memperlancar peredaran darah menuju otak, sehingga dapat memasok oksigen dan nutrisi sel ke otak. Lancarnya nutrisi sel otak dapat meningkatkan kemampuan otak (IQ) untuk menelaah, meningkatkan memori, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
> Brahminoside
Senyawa brahminoside merupakan protein penting bagi sel otak untuk perkembangannya, sehingga dapat mencegah dan menghambat datangnya pikun.
> Vitamin dan Garam Mineral
Di dalam pegagan terdapat kalsium, magnesium, fosfor, seng, tembaga, batakaroten, vitamin B1, B2, B3, C. Berbagai vitamin dan garam mineral dalam tersebut sangat berkhasiat untuk meningkatkan stamina dan vitalitas, serta sebagai antioksidan yang membantu dalam perkembangan sel-sel otak, dan membantu memperkuat sekaligus meningkatkan daya tahan otak dan saraf.
Oleh: Harmonis Santara
Jual obat herbal halal, herbal kapsul PT Alomampa Persada (Nigella, Hilba, Lin nisa, Lir rijal, Asratik, Tensikol, Shipon dll) ; herbal CV An Nur (Minyak Semengguk Asy syifa, Antypus, Thrombo); dan masih banyak lagi produknya. Lokasi toko di Pondok Aren, Tangerang Selatan
Rabu, 24 Februari 2016
TESTIMONI ZEDACA, MINDATOP DAN NIGELLA
Bila penyakit mau menghampiri, dia tidak mengenal usia. Begitu pula yang terjadi dengan Bapak Barkah (nama samaran, usia 40 tahun) seorang PNS dan dosen di Universitas Graha Nusantara, Sumatera Utara. Pertengahan tahun 2012 saat usianya baru menginjak 38 tahun, Bapak Barkah tiba-tiba terjatuh di kamar mandi, sebagian tubuh sebelah kanan beliau lumpuh. Beliau pun dilarikan ke rumah sakit pemerintah yang ada di kota Medan. Dokter menyatakan beliau terkena serangan stroke, hingga diberikan obat-obatan yang berfungsi untuk mengobati stroke. Harapan tak seindah kenyataan, hampir setahun mengkonsumsi obat-obatan dari dokter, kondisi kesehatan beliau justru semakin parah.
Setelah setahun kemudian, karena kondisi Bapak Barkah semakin mengkhawatirkan, Ibu Yana (nama samaran) istri dari Bapak Barkah memeriksakan kembali kondisi sang suami ke rumah sakit di Medan. Betapa terkejutnya beliau, ternyata Bapak Barkah divonis mengidap kanker paru-paru stadium empat. Lebih mengenaskan lagi, kanker itu didiagnosis telah menyebar ke otak, sehingga di saat yang sama Bapak Barkah dinyatakan mengidap kanker otak stadium empat. Belakangan diketahui bahwa penyebab jatuhnya Bapak Barkah di kamar mandi akibat dari kanker otak, bukan stroke. Demi menyelamatkan sang suami yang sudah tidak dapat berkomunikasi lagi, Ibu Yana berusaha mengobati penyakit Bapak Barkah, hingga hampir semua harta benda ludes untuk biaya pengobatan. Bapak Barkah telah melakukan kemoterapi sebanyak enam siklus atau dua belas kali. Radioterapi telah dilakukan sebanyak sembilan belas kali. Sedangkan untuk opname di rumah sakit telah dilakukan selama enam bulan tanpa sehari pun pulang ke rumah, karena beliau koma. Selama diopname, kepada Bapak Barkah juga dilakukan terapi saraf.
Selama proses pengobatan itu, Bapak Barkah tidak dapat berkomunikasi sedikit pun, hanya tertelentang, hingga semua punggung beliau membusuk. Alih-alih mendapatkan kondisi yang lebih baik, dari hari ke hari kondisi Bapak Barkah semakin memprihatinkan. Rambutnya pun sudah rontok, hingga tak tersisa sehelaipun. Dalam kepasrahan dan biaya yang sudah semakin menipis, ditambah tanpa perkembangan yang positif, Ibu Yana memutuskan membawa Bapak Barkah pulang ke kampung halaman di Tano Bato, Padangsidimpuan Utara, Sumatera Utara. Khawatir dengan dampak obat-obatan yang terlalu banyak diminum dalam waktu lama, Ibu Yana juga memutuskan sejak awal tahun 2014 tidak meminumkan obat-obatan apapun kepada suaminya. Beliau hanya memberikan perawatan biasa.
Alhamdulillah, Allah SWT memberikan jalan kesembuhan kepada Bapak Barkah. Ibu Yana yang profesi sehari-harinya sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dipertemukan dengan salah seorang mahasiswinya yang bernama Ade Herlina. Dalam suatu kesempatan, tepatnya bulan Desember 2014, Ibu Yana menceritakan penyakit sang suami kepada Ade Herlina. Ade Herlina yang pernah mendapatkan pelatihan tentang pengobatan herbal ini pun menyarankan kepada Ibu Yana untuk mengkonsumsi obat herbal SHAD ZEDACA dikombinasi SHAD NIGELLA PLUS dan SHAD MINDATOP dengan dosis dua kali sehari masing-masing dua kapsul.
Awalnya Ibu Yana ragu, mengingat pengalaman suaminya mengkonsumsi berbagai obat dokter yang dianggap canggih saja tidak memberikan efek, apalagi dengan obat herbal. Karena Ade Herlina mencoba meyakinkan dengan sungguh-sungguh, ditambah setiap tiga hari sekali Ade Herlina rutin mengunjungi Bapak Barkah ke rumahnya, membuat Ibu Yana luluh dan berpikir tidak ada salahnya mencoba. Di luar dugaan, sejak mengkonsumsi SHAD ZEDACA dikombinasi SHAD NIGELLA PLUS dan SHAD MINDATOP secara rutin sejak Desember 2014, kondisi Bapak Barkah berangsur membaik. Sejak Januari 2015, banyak hal yang sudah dapat dilakukan Bapak Subarkah. Bila sebelumnya beliau tidak dapat berkomunikasi, sebagian anggota tubuh sebelah kanan tidak dapat bergerak, rambut rontok, perlahan namun pasti, kini beliau sudah dapat bangun dari tidur. Tangan kanan beliau sudah dapat digerakkan untuk menulis dan melakukan gerakan kecil seperti mengangkat gelas dan menyuap makanan sendiri. Rambutnya pun sudah mulai tumbuh secara merata. Lebih bersyukur lagi, Bapak Barkah sudah dapat berbicara dengan lebih baik. Subhanallah, pada waktu kunjungan Ade Herlina terakhir, tepatnya tanggal 1 April 2015 yang lalu, Bapak Barkah sudah dapat berjalan-jalan kecil tanpa harus dituntun. Kulit beliau yang selama ini terlihat pucat, kini terlihat lebih segar dan kencang. Kita berdoa, semoga dengan washilah rutin mengkonsumsi SHAD ZEDACA dikombinasi SHAD NIGELLA PLUS dan SHAD MINDATOP, Allah SWT berkenan mengangkat penyakit Bapak Barkah, sehingga beliau dapat beraktivitas seperti semula. Amin. (HRM)
Setelah setahun kemudian, karena kondisi Bapak Barkah semakin mengkhawatirkan, Ibu Yana (nama samaran) istri dari Bapak Barkah memeriksakan kembali kondisi sang suami ke rumah sakit di Medan. Betapa terkejutnya beliau, ternyata Bapak Barkah divonis mengidap kanker paru-paru stadium empat. Lebih mengenaskan lagi, kanker itu didiagnosis telah menyebar ke otak, sehingga di saat yang sama Bapak Barkah dinyatakan mengidap kanker otak stadium empat. Belakangan diketahui bahwa penyebab jatuhnya Bapak Barkah di kamar mandi akibat dari kanker otak, bukan stroke. Demi menyelamatkan sang suami yang sudah tidak dapat berkomunikasi lagi, Ibu Yana berusaha mengobati penyakit Bapak Barkah, hingga hampir semua harta benda ludes untuk biaya pengobatan. Bapak Barkah telah melakukan kemoterapi sebanyak enam siklus atau dua belas kali. Radioterapi telah dilakukan sebanyak sembilan belas kali. Sedangkan untuk opname di rumah sakit telah dilakukan selama enam bulan tanpa sehari pun pulang ke rumah, karena beliau koma. Selama diopname, kepada Bapak Barkah juga dilakukan terapi saraf.
Selama proses pengobatan itu, Bapak Barkah tidak dapat berkomunikasi sedikit pun, hanya tertelentang, hingga semua punggung beliau membusuk. Alih-alih mendapatkan kondisi yang lebih baik, dari hari ke hari kondisi Bapak Barkah semakin memprihatinkan. Rambutnya pun sudah rontok, hingga tak tersisa sehelaipun. Dalam kepasrahan dan biaya yang sudah semakin menipis, ditambah tanpa perkembangan yang positif, Ibu Yana memutuskan membawa Bapak Barkah pulang ke kampung halaman di Tano Bato, Padangsidimpuan Utara, Sumatera Utara. Khawatir dengan dampak obat-obatan yang terlalu banyak diminum dalam waktu lama, Ibu Yana juga memutuskan sejak awal tahun 2014 tidak meminumkan obat-obatan apapun kepada suaminya. Beliau hanya memberikan perawatan biasa.
Alhamdulillah, Allah SWT memberikan jalan kesembuhan kepada Bapak Barkah. Ibu Yana yang profesi sehari-harinya sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan dipertemukan dengan salah seorang mahasiswinya yang bernama Ade Herlina. Dalam suatu kesempatan, tepatnya bulan Desember 2014, Ibu Yana menceritakan penyakit sang suami kepada Ade Herlina. Ade Herlina yang pernah mendapatkan pelatihan tentang pengobatan herbal ini pun menyarankan kepada Ibu Yana untuk mengkonsumsi obat herbal SHAD ZEDACA dikombinasi SHAD NIGELLA PLUS dan SHAD MINDATOP dengan dosis dua kali sehari masing-masing dua kapsul.
Awalnya Ibu Yana ragu, mengingat pengalaman suaminya mengkonsumsi berbagai obat dokter yang dianggap canggih saja tidak memberikan efek, apalagi dengan obat herbal. Karena Ade Herlina mencoba meyakinkan dengan sungguh-sungguh, ditambah setiap tiga hari sekali Ade Herlina rutin mengunjungi Bapak Barkah ke rumahnya, membuat Ibu Yana luluh dan berpikir tidak ada salahnya mencoba. Di luar dugaan, sejak mengkonsumsi SHAD ZEDACA dikombinasi SHAD NIGELLA PLUS dan SHAD MINDATOP secara rutin sejak Desember 2014, kondisi Bapak Barkah berangsur membaik. Sejak Januari 2015, banyak hal yang sudah dapat dilakukan Bapak Subarkah. Bila sebelumnya beliau tidak dapat berkomunikasi, sebagian anggota tubuh sebelah kanan tidak dapat bergerak, rambut rontok, perlahan namun pasti, kini beliau sudah dapat bangun dari tidur. Tangan kanan beliau sudah dapat digerakkan untuk menulis dan melakukan gerakan kecil seperti mengangkat gelas dan menyuap makanan sendiri. Rambutnya pun sudah mulai tumbuh secara merata. Lebih bersyukur lagi, Bapak Barkah sudah dapat berbicara dengan lebih baik. Subhanallah, pada waktu kunjungan Ade Herlina terakhir, tepatnya tanggal 1 April 2015 yang lalu, Bapak Barkah sudah dapat berjalan-jalan kecil tanpa harus dituntun. Kulit beliau yang selama ini terlihat pucat, kini terlihat lebih segar dan kencang. Kita berdoa, semoga dengan washilah rutin mengkonsumsi SHAD ZEDACA dikombinasi SHAD NIGELLA PLUS dan SHAD MINDATOP, Allah SWT berkenan mengangkat penyakit Bapak Barkah, sehingga beliau dapat beraktivitas seperti semula. Amin. (HRM)
Rabu, 17 Februari 2016
TESTIMONI ASRATIK
1. BEBAS ASAM URAT DENGAN SHAD ASRATIK
Mengawali aktivitas di tanggal 3 Maret 2014 itu, saya (Harry, 38 tahun, Bintara, Bekasi Barat) sangat bersemangat. Oleh karena itulah, hari itu saya bermaksud berangkat kerja lebih pagi dari biasanya. Namun semangat itu seketika sirna saat saya hendak mengendarai sepeda motor, tiba-tiba jari-jari tangan terasa kebas dan kaku. Rasanya, saat memegang setang sepeda motor tidak dapat menggenggam secara penuh. Saya merasa kaget bercampur khawatir. Karena hari itu hari Senin, di mana kondisi jalanan menuju tempat kerja biasanya padat dan macet, ditambah rasa khawatir akibat jari-jari tangan yang kaku, saya memutuskan untuk tidak masuk kerja.
Karena rasa khawatir semakin besar disertai rasa penasaran, saya memberanikan diri datang ke klinik terdekat untuk mengecek kadar asam urat. Hasilnya benar-benar membuat saya takut, karena kadar asam urat saya mencapai 9,2 mg/dl. Informasi yang saya dapat, saat kadar asam urat telah mencapai 9-10 mg/dl akan mulai terbentuk kristal di dalam sendi, yang selanjutnya dapat terjadi pembengkakan luar biasa, berpotensi merusak ginjal, dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.
Dalam kepanikan saya mencari informasi. Akhirnya saya mendapat saran untuk mengkonsumsi obat herbal bernama SHAD ASRATIK. Dari informasi yang saya dapat, SHAD ASRATIK terbuat dari bahan herbal alami yang secara khusus berkhasiat untuk mencegah dan mengobati radang asam urat dan rematik. Sayapun segera mengkonsumsi SHAD ASRATIK dua kali sehari masing-masing dua kapsul sebelum makan. Hal itu saya lakukan rutin semingggu pertama. Untuk mempercepat normalnya kadar asam urat, saya melakukan diet ketat terutama untuk makanan yang mengandung purin tinggi. Saya juga memperbanyak minum air putih dan mulai rutin melakukan olah raga. Pada minggu kedua, karena rasa nyeri dan kaku pada jari tangan saya sudah jauh berkurang, saya mengurangi dosis menjadi dua kali sehari masing-masing satu kapsul. Secara keseluruhan, saya mengkonsumsi SHAD ASRATIK secara rutin selama tiga minggu.
Pada minggu ketiga, saat semua sendi di jari tangan dan sikut sudah terasa normal, saya mencoba memeriksakan kembali kadar asam urat di klinik terdekat. Hasilnya, saya kaget bercampur senang, karena kadar asam urat saya menunjukkan angka 3,2 mg/dl, lebih rendah dari kadar normal yakni 3,5-7 mg/dl. Karena merasa kadar asam urat lebih rendah, saya mulai berani kembali mengkonsumsi makanan kesukaan saya, tempe, sayur kacang, dan beberapa makanan yang mengandung purin lainnya dalam batas yang wajar. (Bapak Harry, Bintara, Bekasi)
2. ALHAMDULILLAH, ASAM URAT BISA SEMBUH!
Ibu Nur, tinggal di Jagakarsa, beliau memiliki posisi yang cukup penting di sebuah perusahaan di Jakarta. Suatu hari beliau memeriksa kadar asam uratnya dan menunjukkan hasil 11 mg/dl. Sementara kadar asam urat normal dalam darah adalah berkisar antara 2.5–7 mg/dl. Jika kadar asam urat melebihi nilai itu, maka kita perlu waspada. Menyadari hal itu Ibu Nur membiasakan untuk mengkonsumsi produk herbal yang aman dan sudah diketahui khasiatnya. Beliau memilih SHAD NIGELLA PLUS dan SHAD ASRATIK dengan dosis masing-masing dua kapsul pada pagi dan sore hari. Alhamdulillah setelah enam bulan, dengan doa dan disiplin mengkonsumsi herbal tersebut, Ibu Nur melakukan uji laboratorium kembali dan menunjukkan hasil 3 mg/dl. Suatu hasil yang fantastis! ( Nur, Jakarta Selatan )
3. Dengan SHAD ASRATIK, dalam Waktu Singkat Nyeri Hilang dan Kadar Asam Urat Normal
Pada bulan April 2014 yang lalu, saya (Ibu Darmawati, Pondok Aren, Banten) merasakan persendian di tangan dan kaki sangat ngilu dan terasa panas. Bahkan, pada sendi kaki, terutama di bagian jempol, mulai terasa kaku. Rasa sakit itu semakin terasa saat malam hari dan bangun tidur di pagi hari. Kondisi ini benar-benar membuat tidak nyaman dan menghambat aktivitas saya yang padat.
Saya tidak pernah berpikir bahwa ini radang asam urat, mengingat usia saya relatif masih muda (di bawah empat puluh tahun) dan saya termasuk wanita yang aktif dalam berbagai kegiatan. Karena rasa ngilu, nyeri, panas di bagian sendi sudah tidak tertahankan, maka saya mencoba untuk memeriksakan kadar asam urat ke dokter. Saat melihat hasilnya, saya kaget bercampur khawatir, ternyata kadar asam urat saya mencapai 7,8 mg/dl. Padahal, kadar asam urat normal untuk wanita berkisar 2,6 – 6 mg/dl. Seketika itulah saya menyadari, bahwa radang asam urat dapat menyerang seseorang tanpa kenal usia dan kondisi aktivitasnya. Bila pola makan tidak terjaga, siapa pun dapat terserang radang asam urat.
Untuk beberapa saat saya merasa cemas, karena khawatir dampak dan komplikasi akibat kelebihan kadar asam urat sangat membahayakan. Untuk menghindari dampak negatif yang lebih jauh, saya segera mengkonsumsi kapsul herbal SHAD ASRATIK dengan dosis dua kali sehari pagi dan sore masing-masing dua kapsul sebelum makan. Di saat yang sama, saya juga memperbanyak minum air putih dan mengurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung purin sebagai pemicu asam urat. Alhamdulillah, secara berangsur rasa ngilu, nyeri, panas, dan kaku di persendian saya berkurang, kemudian hilang.
Setelah mengkonsumsi secara rutin SHAD ASRATIK selama satu minggu, saya kembali memeriksakan kadar asam urat dalam tubuh. Seketika itu kekhawatiran saya hilang, karena kadar asam urat saya telah kembali normal yakni 5,1 mg/dl. Saya menjadi semakin yakin bahwa SHAD ASRATIK terbuat dari bahan-bahan herbal yang secara spesifik dapat mengatasi radang asam urat dan rematik. Dengan adanya SHAD ASRATIK saya tetap dapat mengkonsumsi berbagai makanan kesukaan saya seperti tahu, tempe, kacang, dan lain-lain, tapi dalam jumlah yang tidak berlebihan. Bukankah agama kita mengajarkan bahwa semua yang berlebihan itu tidak baik? Terima kasih ya Allah telah menyembuhkan saya dari radang asam urat, sehingga dapat beraktivitas dengan lancar seperti semula. Terima kasih juga kepada AHAD-NET yang telah menyediakan produk SHAD ASRATIK. (HRM / Harmonis Santara)
Mengawali aktivitas di tanggal 3 Maret 2014 itu, saya (Harry, 38 tahun, Bintara, Bekasi Barat) sangat bersemangat. Oleh karena itulah, hari itu saya bermaksud berangkat kerja lebih pagi dari biasanya. Namun semangat itu seketika sirna saat saya hendak mengendarai sepeda motor, tiba-tiba jari-jari tangan terasa kebas dan kaku. Rasanya, saat memegang setang sepeda motor tidak dapat menggenggam secara penuh. Saya merasa kaget bercampur khawatir. Karena hari itu hari Senin, di mana kondisi jalanan menuju tempat kerja biasanya padat dan macet, ditambah rasa khawatir akibat jari-jari tangan yang kaku, saya memutuskan untuk tidak masuk kerja.
Karena rasa khawatir semakin besar disertai rasa penasaran, saya memberanikan diri datang ke klinik terdekat untuk mengecek kadar asam urat. Hasilnya benar-benar membuat saya takut, karena kadar asam urat saya mencapai 9,2 mg/dl. Informasi yang saya dapat, saat kadar asam urat telah mencapai 9-10 mg/dl akan mulai terbentuk kristal di dalam sendi, yang selanjutnya dapat terjadi pembengkakan luar biasa, berpotensi merusak ginjal, dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.
Dalam kepanikan saya mencari informasi. Akhirnya saya mendapat saran untuk mengkonsumsi obat herbal bernama SHAD ASRATIK. Dari informasi yang saya dapat, SHAD ASRATIK terbuat dari bahan herbal alami yang secara khusus berkhasiat untuk mencegah dan mengobati radang asam urat dan rematik. Sayapun segera mengkonsumsi SHAD ASRATIK dua kali sehari masing-masing dua kapsul sebelum makan. Hal itu saya lakukan rutin semingggu pertama. Untuk mempercepat normalnya kadar asam urat, saya melakukan diet ketat terutama untuk makanan yang mengandung purin tinggi. Saya juga memperbanyak minum air putih dan mulai rutin melakukan olah raga. Pada minggu kedua, karena rasa nyeri dan kaku pada jari tangan saya sudah jauh berkurang, saya mengurangi dosis menjadi dua kali sehari masing-masing satu kapsul. Secara keseluruhan, saya mengkonsumsi SHAD ASRATIK secara rutin selama tiga minggu.
Pada minggu ketiga, saat semua sendi di jari tangan dan sikut sudah terasa normal, saya mencoba memeriksakan kembali kadar asam urat di klinik terdekat. Hasilnya, saya kaget bercampur senang, karena kadar asam urat saya menunjukkan angka 3,2 mg/dl, lebih rendah dari kadar normal yakni 3,5-7 mg/dl. Karena merasa kadar asam urat lebih rendah, saya mulai berani kembali mengkonsumsi makanan kesukaan saya, tempe, sayur kacang, dan beberapa makanan yang mengandung purin lainnya dalam batas yang wajar. (Bapak Harry, Bintara, Bekasi)
2. ALHAMDULILLAH, ASAM URAT BISA SEMBUH!
Ibu Nur, tinggal di Jagakarsa, beliau memiliki posisi yang cukup penting di sebuah perusahaan di Jakarta. Suatu hari beliau memeriksa kadar asam uratnya dan menunjukkan hasil 11 mg/dl. Sementara kadar asam urat normal dalam darah adalah berkisar antara 2.5–7 mg/dl. Jika kadar asam urat melebihi nilai itu, maka kita perlu waspada. Menyadari hal itu Ibu Nur membiasakan untuk mengkonsumsi produk herbal yang aman dan sudah diketahui khasiatnya. Beliau memilih SHAD NIGELLA PLUS dan SHAD ASRATIK dengan dosis masing-masing dua kapsul pada pagi dan sore hari. Alhamdulillah setelah enam bulan, dengan doa dan disiplin mengkonsumsi herbal tersebut, Ibu Nur melakukan uji laboratorium kembali dan menunjukkan hasil 3 mg/dl. Suatu hasil yang fantastis! ( Nur, Jakarta Selatan )
3. Dengan SHAD ASRATIK, dalam Waktu Singkat Nyeri Hilang dan Kadar Asam Urat Normal
Pada bulan April 2014 yang lalu, saya (Ibu Darmawati, Pondok Aren, Banten) merasakan persendian di tangan dan kaki sangat ngilu dan terasa panas. Bahkan, pada sendi kaki, terutama di bagian jempol, mulai terasa kaku. Rasa sakit itu semakin terasa saat malam hari dan bangun tidur di pagi hari. Kondisi ini benar-benar membuat tidak nyaman dan menghambat aktivitas saya yang padat.
Saya tidak pernah berpikir bahwa ini radang asam urat, mengingat usia saya relatif masih muda (di bawah empat puluh tahun) dan saya termasuk wanita yang aktif dalam berbagai kegiatan. Karena rasa ngilu, nyeri, panas di bagian sendi sudah tidak tertahankan, maka saya mencoba untuk memeriksakan kadar asam urat ke dokter. Saat melihat hasilnya, saya kaget bercampur khawatir, ternyata kadar asam urat saya mencapai 7,8 mg/dl. Padahal, kadar asam urat normal untuk wanita berkisar 2,6 – 6 mg/dl. Seketika itulah saya menyadari, bahwa radang asam urat dapat menyerang seseorang tanpa kenal usia dan kondisi aktivitasnya. Bila pola makan tidak terjaga, siapa pun dapat terserang radang asam urat.
Untuk beberapa saat saya merasa cemas, karena khawatir dampak dan komplikasi akibat kelebihan kadar asam urat sangat membahayakan. Untuk menghindari dampak negatif yang lebih jauh, saya segera mengkonsumsi kapsul herbal SHAD ASRATIK dengan dosis dua kali sehari pagi dan sore masing-masing dua kapsul sebelum makan. Di saat yang sama, saya juga memperbanyak minum air putih dan mengurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung purin sebagai pemicu asam urat. Alhamdulillah, secara berangsur rasa ngilu, nyeri, panas, dan kaku di persendian saya berkurang, kemudian hilang.
Setelah mengkonsumsi secara rutin SHAD ASRATIK selama satu minggu, saya kembali memeriksakan kadar asam urat dalam tubuh. Seketika itu kekhawatiran saya hilang, karena kadar asam urat saya telah kembali normal yakni 5,1 mg/dl. Saya menjadi semakin yakin bahwa SHAD ASRATIK terbuat dari bahan-bahan herbal yang secara spesifik dapat mengatasi radang asam urat dan rematik. Dengan adanya SHAD ASRATIK saya tetap dapat mengkonsumsi berbagai makanan kesukaan saya seperti tahu, tempe, kacang, dan lain-lain, tapi dalam jumlah yang tidak berlebihan. Bukankah agama kita mengajarkan bahwa semua yang berlebihan itu tidak baik? Terima kasih ya Allah telah menyembuhkan saya dari radang asam urat, sehingga dapat beraktivitas dengan lancar seperti semula. Terima kasih juga kepada AHAD-NET yang telah menyediakan produk SHAD ASRATIK. (HRM / Harmonis Santara)
Selasa, 16 Februari 2016
ASRATIK
SHAD ASRATIK merupakan kapsul herbal yang dibuat dari ekstrak Sida rhombifolia (sidaguri) dan ekstrak Tinospora crispa (brotowali) yang diformulasikan secara proporsional sehingga secara spesifik dapat membantu mengatasi radang asam urat dan rematik.
Dengan mengkonsumsi SHAD ASRATIK secara teratur sesuai dosis yang dianjurkan, dapat memberi manfaat antara lain :
1. Mencegah dan mengobati asam urat serta rematik
2. Membantu mengatasi rasa sakit dan nyeri pada sendi, tulang, dan otot akibat radang asam urat dan rematik
Kandungan dan Khasiat SHAD ASRATIK antara lain:
A. Ekstrak Sida Rhombifolia (Sidaguri)
> Daun sidaguri mengandung alkaloid, kalsium oksalat, tanin, saponin, fenol, asam amino, minyak atsiri, steroid, dan efedrine yang secara sinergis dapat memiliki efek farmakologis sebagai antiradang, antiinflamasi, diuretik, dan analgesik, sehingga dapat meluruhkan asam urat melalui urine, mengatasi nyeri dan bengkak yang biasa dialami penderita radang asam urat dan rematik.
> Senyawa flavonoid yang tinggi dalam sidaguri bekerja menghambat produksi enzim xantin oksidase (XO) dalam mensintesa asam urat hingga 55,29%, sehingga dapat mencegah penumpukan asam urat dalam tubuh.
B. Ekstrak Tinospora Crispa (Brotowali)
> Ekstrak brotowali mengandung senyawa aktif pikroretin, berberin, tinokrisposid, saponin, tanin, kolumbin, palmatin, kaempferol, dan pati yang secara sinergis memiliki efek farmakologis sebagai penghilang rasa sakit (analgetik), penurun panas (antipiretik), dan melancarkan berbagai meridian tubuh (saluran penghubung dalam tubuh) pada penderita radang asam urat dan rematik.
> Kandungan berberin dalam ekstrak brotowali juga berkhasiat untuk membunuh bakteri (antibakteri), sehingga dapat membantu mengatasi infeksi yang biasa menyertai dan memperparah kondisi penderita radang asam urat dan rematik.
Oleh: Harmonis Santara
Dengan mengkonsumsi SHAD ASRATIK secara teratur sesuai dosis yang dianjurkan, dapat memberi manfaat antara lain :
1. Mencegah dan mengobati asam urat serta rematik
2. Membantu mengatasi rasa sakit dan nyeri pada sendi, tulang, dan otot akibat radang asam urat dan rematik
Kandungan dan Khasiat SHAD ASRATIK antara lain:
A. Ekstrak Sida Rhombifolia (Sidaguri)
> Daun sidaguri mengandung alkaloid, kalsium oksalat, tanin, saponin, fenol, asam amino, minyak atsiri, steroid, dan efedrine yang secara sinergis dapat memiliki efek farmakologis sebagai antiradang, antiinflamasi, diuretik, dan analgesik, sehingga dapat meluruhkan asam urat melalui urine, mengatasi nyeri dan bengkak yang biasa dialami penderita radang asam urat dan rematik.
> Senyawa flavonoid yang tinggi dalam sidaguri bekerja menghambat produksi enzim xantin oksidase (XO) dalam mensintesa asam urat hingga 55,29%, sehingga dapat mencegah penumpukan asam urat dalam tubuh.
B. Ekstrak Tinospora Crispa (Brotowali)
> Ekstrak brotowali mengandung senyawa aktif pikroretin, berberin, tinokrisposid, saponin, tanin, kolumbin, palmatin, kaempferol, dan pati yang secara sinergis memiliki efek farmakologis sebagai penghilang rasa sakit (analgetik), penurun panas (antipiretik), dan melancarkan berbagai meridian tubuh (saluran penghubung dalam tubuh) pada penderita radang asam urat dan rematik.
> Kandungan berberin dalam ekstrak brotowali juga berkhasiat untuk membunuh bakteri (antibakteri), sehingga dapat membantu mengatasi infeksi yang biasa menyertai dan memperparah kondisi penderita radang asam urat dan rematik.
Oleh: Harmonis Santara
Selasa, 09 Februari 2016
PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN PENYAKIT TYPUS
Bila Anda atau anggota keluarga Anda merasakan demam lebih dari seminggu, diikuti nafsu makan yang menurun, kemudian merasakan nyeri pada seluruh tubuh, perut mual, lemas, pusing, hingga tak sadarkan diri, waspadalah! Segera periksakan diri ke dokter. Bisa jadi Anda atau anggota keluarga Anda tersebut terserang typus.
Typus (thypus abdominalis) adalah penyakit peradangan pada usus yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typii yang masuk melalui makanan dan minuman, lalu berkembang biak atau memperbanyak diri dalam usus halus. Kuman typhoid akan masuk ke dalam usus halus lalu ke pembuluh darah hanya dalam waktu 24-72 jam. Lalu, di dalam pembuluh darah, kuman typhoid dibawa oleh sel darah putih menuju hati dan limpa, akibatnya terjadi pembengkakan yang disertai rasa nyeri saat diraba. Bengkak ini akan menekan lambung sehingga memicu rasa mual. Itulah sebabnya, saat seseorang terkena typus biasanya selalu merasakan mual. Saat bakteri Salmonella typii dan endotoksinnya merangsang sintesis dan pelepasan zat pirogen, maka penderita typus juga akan merasakan demam yang hebat.
Selanjutnya, kuman akan memasuki kantung empedu, lalu jaringan getah bening usus, dan berkembang biak semakin banyak, sehingga menembus dinding usus dan bercampur dengan kotoran. Bila penderita typus buang kotoran dan mengkontaminasi air, maka air pun dapat menjadi media berkembang biak kuman Salmonella typii.
Jangan anggap remeh penyakit typus ini, karena angka kematian yang disebabkannya di dunia mencapai 500.000-600.000 jiwa per tahun. Untuk Indonesia, angka kematian akibat typus ini mencapai 350-810 orang dari 100.000 penderitanya. Siapapun sangat berisiko terserang typus, karena bakteri Salmonella typii sangat mungkin masuk melalui makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari. Saat bakteri Salmonella typii di dalam kantong empedu, dia dapat bertahan berbulan-bulan, bahkan sampai bertahun-tahun. Bila daya tahan tubuh menurun, bakteri ini akan langsung bereaksi. Apalagi bagi orang yang baru dinyatakan sehat, tidak berarti dia terbebas sepenuhnya. Karena sedikit saja sistem pertahanan tubuhnya menurun, peluang bakteri Salmonella typii menginfeksi usus halus dan aliran darah kembali terbuka.
Bila tidak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat, typus dapat menyebabkan komplikasi penyakit seperti : pendarahan usus karena perforasi (pembentukan lubang), infeksi kantong empedu (kolesistitis), hepatitis, bahkan gangguan otak (ensefalopati). Nah, begitu berbahaya penyakit typus ini, bukan? Oleh karena itu cegahlah penyakit ini menyerang Anda dengan cara :
1. Selalu mengkonsumsi makanan yang benar-benar matang (bukan setengah matang) serta terjamin kebersihannya.
2. Menjaga kebersihan lingkungan terutama tempat-tempat yang memungkinkan bakteri Salmonella Typii hidup dan berkembang biak
3. Senantiasa meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi suplemen yang aman bagi tubuh seperti herbal dari AHAD-NET berupa SHAD NIGELLA PLUS dan atau SHAD IMUN
Typus (thypus abdominalis) adalah penyakit peradangan pada usus yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typii yang masuk melalui makanan dan minuman, lalu berkembang biak atau memperbanyak diri dalam usus halus. Kuman typhoid akan masuk ke dalam usus halus lalu ke pembuluh darah hanya dalam waktu 24-72 jam. Lalu, di dalam pembuluh darah, kuman typhoid dibawa oleh sel darah putih menuju hati dan limpa, akibatnya terjadi pembengkakan yang disertai rasa nyeri saat diraba. Bengkak ini akan menekan lambung sehingga memicu rasa mual. Itulah sebabnya, saat seseorang terkena typus biasanya selalu merasakan mual. Saat bakteri Salmonella typii dan endotoksinnya merangsang sintesis dan pelepasan zat pirogen, maka penderita typus juga akan merasakan demam yang hebat.
Selanjutnya, kuman akan memasuki kantung empedu, lalu jaringan getah bening usus, dan berkembang biak semakin banyak, sehingga menembus dinding usus dan bercampur dengan kotoran. Bila penderita typus buang kotoran dan mengkontaminasi air, maka air pun dapat menjadi media berkembang biak kuman Salmonella typii.
Jangan anggap remeh penyakit typus ini, karena angka kematian yang disebabkannya di dunia mencapai 500.000-600.000 jiwa per tahun. Untuk Indonesia, angka kematian akibat typus ini mencapai 350-810 orang dari 100.000 penderitanya. Siapapun sangat berisiko terserang typus, karena bakteri Salmonella typii sangat mungkin masuk melalui makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari. Saat bakteri Salmonella typii di dalam kantong empedu, dia dapat bertahan berbulan-bulan, bahkan sampai bertahun-tahun. Bila daya tahan tubuh menurun, bakteri ini akan langsung bereaksi. Apalagi bagi orang yang baru dinyatakan sehat, tidak berarti dia terbebas sepenuhnya. Karena sedikit saja sistem pertahanan tubuhnya menurun, peluang bakteri Salmonella typii menginfeksi usus halus dan aliran darah kembali terbuka.
Bila tidak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat, typus dapat menyebabkan komplikasi penyakit seperti : pendarahan usus karena perforasi (pembentukan lubang), infeksi kantong empedu (kolesistitis), hepatitis, bahkan gangguan otak (ensefalopati). Nah, begitu berbahaya penyakit typus ini, bukan? Oleh karena itu cegahlah penyakit ini menyerang Anda dengan cara :
1. Selalu mengkonsumsi makanan yang benar-benar matang (bukan setengah matang) serta terjamin kebersihannya.
2. Menjaga kebersihan lingkungan terutama tempat-tempat yang memungkinkan bakteri Salmonella Typii hidup dan berkembang biak
3. Senantiasa meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi suplemen yang aman bagi tubuh seperti herbal dari AHAD-NET berupa SHAD NIGELLA PLUS dan atau SHAD IMUN
Bagi Anda yang saat ini sedang
diuji dengan penyakit typus, Anda dapat melakukan hal-hal yang dapat mempercepat
penyembuhan seperti:
- Memperbanyak konsumsi makanan yang mudah dicerna dan berprotein tinggi, seperti susu, daging, telur, tahu, tempe dan lain-lain
- Memperbanyak istirahat di tempat tidur untuk menghindari naiknya suhu badan dan risiko usus pecah
- Menghindari makanan yang berserat tinggi, seperti sayuran atau buah-buahan untuk menghindari risiko iritasi pada lambung dan usus halus
- Menghindari makanan yang berisiko menimbulkan kontraksi pada pencernaan, seperti makanan asam dan pedas
- Mengkonsumsi suplemen yang dapat mempercepat penyembuhan serta aman bagi pencernaan, seperti ANTYPUS
ANTYPUS
ANTYPUS adalah produk yang dikombinasi secara ideal menggunakan beberapa herbal pilihan sehingga efektif membantu penyembuhan penyakit typus, demam, nyeri, flu, dan membantu menjaga stamina tubuh.
Beberapa herbal komposisi ANTYPUS antara lain: madu (honey), ekstrak kunyit (Curcuma domestica rhizoma), ekstrak temulawak (Curcuma Xantoriza rhizoma), ekstrak Nigella sativa (habbatusauda), ekstrak daun sambiloto (Andrografis feniculata).
Dengan mengkonsumsi ANTYPUS secara teratur sesuai dosis yang dianjurkan, dapat memberi manfaat antara lain :
1. Membantu mencegah dan mengatasi typus
2. Membantu menurunkan demam
3. Membantu mengatasi nyeri di kepala, sendi, rematik, dan otot
4. Membantu mengatasi flu/influenza
5. Membantu mengatasi radang/pembekakan
6. Membantu meningkatkan daya tahan tubuh
Sifat dan Khasiat Herbal Komposisi ANTYPUS antara lain:
A. Madu (Honey)
Madu sangat kaya manfaat dan sering disebut dengan “Yogavahi” karena memiliki kemampuan menembus jaringan terdalam dari tubuh. Madu dapat dikolaborasikan dengan berbagai obat herbal lain tanpa mempengaruhi (bersifat negatif) bagi senyawa aktif dari herbal tersebut. Bahkan, obat herbal yang dicampur dengan madu khasiatnya dapat semakin meningkat.
> Kandungan utama madu adalah gula dengan jenis fruktosa, glukosa, sukrosa. Unsur tambahan lainnya, seperti tepung sari dan berbagai enzim pencernaan, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, antibiotika, dan zat lainnya. Kandungan gula pada madu ini dapat diproses langsung menjadi glukogen sehingga manfaat madu dapat langsung dirasakan oleh tubuh.
> Kandungan minyak atsiri kunyit juga dapat membantu mengurangi gerakan usus yang kuat sehingga mampu mengobati diare dan mual yang biasanya menyertai sakit typus
C. Ekstrak Temulawak (Curcuma Xantoriza Rhizoma)
> Kandungan senyawa Kurkuminoid dalam temulawak antibakteria, antiradang, dan antioksidan yang dapat membantu melancarkan metabolisme tubuh serta mengurangi kontraksi usus halus sehingga dapat mengatasi mual saat typus
> Kandungan minyak atsiri dalam temulawak bersifat sebagai analgetik (penghilang rasa sakit), antipiretik (penurun demam), dan mampu meningkatkan produksi getah empedu serta mampu menekan pembengkakan jaringan yang biasa dialami penderita typus
> Temulawak bersifat karminativum (meredakan kembung) sekaligus dapat menambah nafs u makan bagi penderita typus
D. Ekstrak Nigella sativa (Habbatusauda)
Kandungan senyawa aktif Nigella sativa (habbatussauda) antara lain fix oil (oleat/omega 9, linoleat/omega 6, linolenat/omega 3, dan eicosadionat), saponin, minyak esensial, fitosterol, alkaloid, asam amino, berbagai vitamin dan mineral. Beberapa senyawa aktif tersebut bekerja secara sinergis sehingga dapat memberi khasiat bagi kesehatan di antaranya :
> Menguatkan sistem imun tubuh untuk mencegah infeksi bakteri penyebab typus secara lebih lanjut.
> Melancarkan peredaran darah, membersihkan racun, memperbaiki saluran pencernaan, dan antibakteri sehingga dapat mengoptimalkan sistem perlawanan tubuh dan mempercepat recovery bagi penderita typus.
E. Ekstrak daun sambiloto (Andrografis feniculata)
> Senyawa aktif andrographolide dan zat panicolin dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbaiki metabolisme tubuh sehingga dapat mempermudah penyembuhan typus
> Kandungan flavonoid dalam ekstrak daun sambiloto berfungsi sebagai zat antioksidan, yang dapat berfungsi melindungi sel dari bahaya radikal bebas seperti disentri, diare, demam, radang saluran napas, dan sakit kepala yang biasa dialami penderita typus.
Oleh : Harmonis Santara
Beberapa herbal komposisi ANTYPUS antara lain: madu (honey), ekstrak kunyit (Curcuma domestica rhizoma), ekstrak temulawak (Curcuma Xantoriza rhizoma), ekstrak Nigella sativa (habbatusauda), ekstrak daun sambiloto (Andrografis feniculata).
Dengan mengkonsumsi ANTYPUS secara teratur sesuai dosis yang dianjurkan, dapat memberi manfaat antara lain :
1. Membantu mencegah dan mengatasi typus
2. Membantu menurunkan demam
3. Membantu mengatasi nyeri di kepala, sendi, rematik, dan otot
4. Membantu mengatasi flu/influenza
5. Membantu mengatasi radang/pembekakan
6. Membantu meningkatkan daya tahan tubuh
Sifat dan Khasiat Herbal Komposisi ANTYPUS antara lain:
A. Madu (Honey)
Madu sangat kaya manfaat dan sering disebut dengan “Yogavahi” karena memiliki kemampuan menembus jaringan terdalam dari tubuh. Madu dapat dikolaborasikan dengan berbagai obat herbal lain tanpa mempengaruhi (bersifat negatif) bagi senyawa aktif dari herbal tersebut. Bahkan, obat herbal yang dicampur dengan madu khasiatnya dapat semakin meningkat.
> Kandungan utama madu adalah gula dengan jenis fruktosa, glukosa, sukrosa. Unsur tambahan lainnya, seperti tepung sari dan berbagai enzim pencernaan, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, antibiotika, dan zat lainnya. Kandungan gula pada madu ini dapat diproses langsung menjadi glukogen sehingga manfaat madu dapat langsung dirasakan oleh tubuh.
> Kandungan minyak atsiri kunyit juga dapat membantu mengurangi gerakan usus yang kuat sehingga mampu mengobati diare dan mual yang biasanya menyertai sakit typus
C. Ekstrak Temulawak (Curcuma Xantoriza Rhizoma)
> Kandungan senyawa Kurkuminoid dalam temulawak antibakteria, antiradang, dan antioksidan yang dapat membantu melancarkan metabolisme tubuh serta mengurangi kontraksi usus halus sehingga dapat mengatasi mual saat typus
> Kandungan minyak atsiri dalam temulawak bersifat sebagai analgetik (penghilang rasa sakit), antipiretik (penurun demam), dan mampu meningkatkan produksi getah empedu serta mampu menekan pembengkakan jaringan yang biasa dialami penderita typus
> Temulawak bersifat karminativum (meredakan kembung) sekaligus dapat menambah nafs u makan bagi penderita typus
D. Ekstrak Nigella sativa (Habbatusauda)
Kandungan senyawa aktif Nigella sativa (habbatussauda) antara lain fix oil (oleat/omega 9, linoleat/omega 6, linolenat/omega 3, dan eicosadionat), saponin, minyak esensial, fitosterol, alkaloid, asam amino, berbagai vitamin dan mineral. Beberapa senyawa aktif tersebut bekerja secara sinergis sehingga dapat memberi khasiat bagi kesehatan di antaranya :
> Menguatkan sistem imun tubuh untuk mencegah infeksi bakteri penyebab typus secara lebih lanjut.
> Melancarkan peredaran darah, membersihkan racun, memperbaiki saluran pencernaan, dan antibakteri sehingga dapat mengoptimalkan sistem perlawanan tubuh dan mempercepat recovery bagi penderita typus.
E. Ekstrak daun sambiloto (Andrografis feniculata)
> Senyawa aktif andrographolide dan zat panicolin dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbaiki metabolisme tubuh sehingga dapat mempermudah penyembuhan typus
> Kandungan flavonoid dalam ekstrak daun sambiloto berfungsi sebagai zat antioksidan, yang dapat berfungsi melindungi sel dari bahaya radikal bebas seperti disentri, diare, demam, radang saluran napas, dan sakit kepala yang biasa dialami penderita typus.
Oleh : Harmonis Santara
Selasa, 02 Februari 2016
SARI KURMA
Sari Kurma Plus Ginseng adalah minuman kesehatan yang terbuat dari sari kurma impor pilihan. Kandungan phospate boron, potassium, calcium, serta kaya dengan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.
Isi : 350 gr
HALAL MUI
Khasiat dan kegunaan :
1. Meningkatkan stamina tubuh, mengurangi keletihan, memperbaiki kecepatan reaksi tubuh dan reflex
2. Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit (Immune System), membantu memerangi infeksi, termasuk DBD
3. Melindungi kesehatan hati, jantung, serta menormalkan kolesterol, meningkatkan memori dan kecerdasan
4.Memacu vitalitas dan kesehatan secara menyeluruh
5. Nutrisi tepat tumbuh kembang anak dan kesehatan orang tua
6. Mencegah penyakit liver, cacingan, radang tenggorokan, antioksidan, menguatkan lambung, menjaga kesehatan kulit, mencegah stroke, melancarkan saluran pencernaan, buang air kecil dan besar dlln.
7. Membantu tubuh memerangi infeksi, termasuk Demam Berdarah ( DBD )
Kandungan Nutrisi dalam 100 gr :
Energi : 290 kCal
Karbohidrat : 75 gr
Protein : 3,3 gr
Lemak : 0,45 gr
Serat : 8 gr
Glucosa : 41 gr
Fruclosa : 29 gr
Air : 21 gr
Kalsium : 32 mg
Zat Besi : 2,6 mg
Magnesium : 35 mg
Fosfor : 40 mg
Potasium : 652 mg
Sodium : 3 mg
Copper : 0,288 mg
Manganese : 0,298 mg
Salenium : 1,9 mg
Vitamin C : 3 mg
Vitamin A : 50 mg
Vitamin E : 0,1 mg
Vitamin B1 : 0,03 mg
Vitamin B3 : 0,06 mg
Vitamin B6 : 0,09 mg
Thiamin : 0,09 mg
Riboflafin : 0,1 mg
Niacin : 2,2 mg
Pantothenic 0,78 mg
Folate : 13 mg
Petunjuk pengguaan :
Dewasa : 3 sendok makan setiap hari atau setelah bekerja keras/olahraga
Anak-anak : cukup 1 sd 2 sendok teh
Isi : 350 gr
HALAL MUI
Khasiat dan kegunaan :
1. Meningkatkan stamina tubuh, mengurangi keletihan, memperbaiki kecepatan reaksi tubuh dan reflex
2. Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit (Immune System), membantu memerangi infeksi, termasuk DBD
3. Melindungi kesehatan hati, jantung, serta menormalkan kolesterol, meningkatkan memori dan kecerdasan
4.Memacu vitalitas dan kesehatan secara menyeluruh
5. Nutrisi tepat tumbuh kembang anak dan kesehatan orang tua
6. Mencegah penyakit liver, cacingan, radang tenggorokan, antioksidan, menguatkan lambung, menjaga kesehatan kulit, mencegah stroke, melancarkan saluran pencernaan, buang air kecil dan besar dlln.
7. Membantu tubuh memerangi infeksi, termasuk Demam Berdarah ( DBD )
Kandungan Nutrisi dalam 100 gr :
Energi : 290 kCal
Karbohidrat : 75 gr
Protein : 3,3 gr
Lemak : 0,45 gr
Serat : 8 gr
Glucosa : 41 gr
Fruclosa : 29 gr
Air : 21 gr
Kalsium : 32 mg
Zat Besi : 2,6 mg
Magnesium : 35 mg
Fosfor : 40 mg
Potasium : 652 mg
Sodium : 3 mg
Copper : 0,288 mg
Manganese : 0,298 mg
Salenium : 1,9 mg
Vitamin C : 3 mg
Vitamin A : 50 mg
Vitamin E : 0,1 mg
Vitamin B1 : 0,03 mg
Vitamin B3 : 0,06 mg
Vitamin B6 : 0,09 mg
Thiamin : 0,09 mg
Riboflafin : 0,1 mg
Niacin : 2,2 mg
Pantothenic 0,78 mg
Folate : 13 mg
Petunjuk pengguaan :
Dewasa : 3 sendok makan setiap hari atau setelah bekerja keras/olahraga
Anak-anak : cukup 1 sd 2 sendok teh
TESTIMONI SARI KURMA
Anak merupakan belahan jiwa, buah kasih sayang pasangan suami-istri. Bila dalam penantian yang panjang si buah hati yang didambakan tak kunjung hadir, sering kali pasangan suami-istri merasa resah, gelisah, bahkan hampa. Perasaan itu pula yang berkecamuk di dalam hati saya, Ibu Rani Wijaya (26 tahun, tinggal di Sungai Piring, Asahan, Sumatera Utara).
Saya dan suami, Bapak Pramayogi, termasuk pasangan suami-istri yang subur, sehingga sejak menikah bulan Mei 2010 yang lalu, sudah tiga kali hamil. Namun setiap kali hamil, janin yang saya kandung hanya bertahan beberapa minggu saja, karena selalu keluar flek atau terjadi pendarahan sehingga mengalami keguguran. Setiap kali itu pula saya harus dikuret dan terpaksa bedrest dalam kurun waktu agak lama. Beberapa dokter tempat saya berkonsultasi memiliki jawaban yang hampir sama, yakni rahim saya tidak kuat atau janin yang dikandung tidak berkembang secara sempurna.
Dilandasi keinginan yang kuat untuk memiliki buah hati, berbagai usaha pengobatan pun saya lakukan. Mulai dari pengobatan dokter secara modern di rumah sakit, menggunakan jamu tradisional, hingga pengobatan ala China telah saya jalani. Harapan saya hanya satu, yakni saat hamil kembali, janin kuat bertahan, berkembang dengan baik, sehingga kelak lahirlah anak yang lucu. Namun hingga tahun keempat pernikahan saya, hasilnya masih tetap sama, mengalami keguguran. Meskipun kecewa, saya dan suami tercinta selalu berdoa dan optimis bahwa suatu saat Allah akan mengamanahkan buah hati yang kami dambakan.
Pada bulan April 2014 yang lalu, Allah mempertemukan saya dengan Ibu Aris Kurniati, seorang mitraniaga AHAD-NET yang sudah terbiasa membantu banyak orang dengan herbal dari AHAD-NET. Setelah menceritakan masalah dan keinginan saya, Ibu Aris Kurniati menyarankan agar saya mengkonsumsi SHAD LIN NISA dikombinasikan dengan SHAD NIGELLA PLUS, sedangkan untuk suami menkonsumsi SHAD LIR RIJAL dikombinasikan dengan SHAD NIGELLA PLUSl. Karena berbagai pengobatan sebelumnya tidak membuahkan hasil, awalnya saya meragukan saran dari Ibu Aris Kurniati, jangan-jangan hasilnya setali tiga uang dengan pengobatan lainnya, begitu saya membatin. Ibu Aris Kurniati menangkap keraguan itu, sehingga beliau menyarankan agar saya tetap mencoba sambil berdoa, dengan alasan kalaupun tidak berhasil hamil dengan baik, minimal herbal itu dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kami.
Kami pun menjalani anjuran Ibu Aris Kurniati. Setiap hari saya dan suami mengkonsumsi SHAD LIN NISA dan SHAD NIGELLA PLUS dua kali sehari masing-masing dua kapsul. Sedangkan suami saya mengkonsumsi SHAD LIR RIJAL dan SHAD NIGELLA PLUS dengan dosis yang sama. Setelah rutin mengkonsumsi selama satu bulan, tepatnya bulan Mei 2014 saya dinyatakan oleh dokter positif hamil. Jadi kehamilan kali ini adalah kehamilan yang keempat. Kami sangat bahagia, meskipun masih harap-harap cemas, takut keguguran lagi.
Kekhawatiran itu semakin menjadi, ketika pada minggu ke sembilan kehamilan ternyata keluar flek sedikit. Dengan penuh rasa cemas kami pun memeriksakan diri ke dokter. Vonis dokter seakan membuat harapan kami kandas, karena dokter lagi-lagi menyatakan janin di rahim saya tidak berkembang dan harus dikuret. Dalam kekhawatiran saya memberi tahu Ibu Aris Kurniati. Beliau menenangkan saya, menyarankan banyak berdoa dan berpikir positif bahwa janin saya baik-baik saja. Saya disarankan segera mengkonsumsi produk AHAD-NET lainnya, yakni MANNA Sari Kurma Plus Ginseng. Alhamdulillah, lantaran mengkonsumsi MANNA Sari Kurma Plus Ginseng flek tidak lama kemudian berhenti hari itu juga.
Untuk meyakinkan hati, saya dan suami mencoba untuk memeriksakan kehamilan ke dokter lain yang berada di kota Medan. Barangkali dengan peralatan yang lebih canggih hasilnya lebih akurat, begitu pikir saya. Saya dan suami berangkat dari Asahan ke Medan, selama perjalanan setiap jam saya mengkonsumsi MANNA Sari Kurma Plus Ginseng satu sendok makan. Kami sangat bersyukur setelah memeriksakan diri, dokter di Medan menyatakan kandungan saya baik-baik saja, rahim saya cukup kuat, dan janin pun berkembang dengan baik. Kini, kehamilan saya sudah hampir memasuki usia sembilan bulan, insya Allah bila sesuai perkiraan dokter, pada awal Februari 2015 akan lahir anak laki-laki, anak pertama kami. (HRM).
Saya dan suami, Bapak Pramayogi, termasuk pasangan suami-istri yang subur, sehingga sejak menikah bulan Mei 2010 yang lalu, sudah tiga kali hamil. Namun setiap kali hamil, janin yang saya kandung hanya bertahan beberapa minggu saja, karena selalu keluar flek atau terjadi pendarahan sehingga mengalami keguguran. Setiap kali itu pula saya harus dikuret dan terpaksa bedrest dalam kurun waktu agak lama. Beberapa dokter tempat saya berkonsultasi memiliki jawaban yang hampir sama, yakni rahim saya tidak kuat atau janin yang dikandung tidak berkembang secara sempurna.
Dilandasi keinginan yang kuat untuk memiliki buah hati, berbagai usaha pengobatan pun saya lakukan. Mulai dari pengobatan dokter secara modern di rumah sakit, menggunakan jamu tradisional, hingga pengobatan ala China telah saya jalani. Harapan saya hanya satu, yakni saat hamil kembali, janin kuat bertahan, berkembang dengan baik, sehingga kelak lahirlah anak yang lucu. Namun hingga tahun keempat pernikahan saya, hasilnya masih tetap sama, mengalami keguguran. Meskipun kecewa, saya dan suami tercinta selalu berdoa dan optimis bahwa suatu saat Allah akan mengamanahkan buah hati yang kami dambakan.
Pada bulan April 2014 yang lalu, Allah mempertemukan saya dengan Ibu Aris Kurniati, seorang mitraniaga AHAD-NET yang sudah terbiasa membantu banyak orang dengan herbal dari AHAD-NET. Setelah menceritakan masalah dan keinginan saya, Ibu Aris Kurniati menyarankan agar saya mengkonsumsi SHAD LIN NISA dikombinasikan dengan SHAD NIGELLA PLUS, sedangkan untuk suami menkonsumsi SHAD LIR RIJAL dikombinasikan dengan SHAD NIGELLA PLUSl. Karena berbagai pengobatan sebelumnya tidak membuahkan hasil, awalnya saya meragukan saran dari Ibu Aris Kurniati, jangan-jangan hasilnya setali tiga uang dengan pengobatan lainnya, begitu saya membatin. Ibu Aris Kurniati menangkap keraguan itu, sehingga beliau menyarankan agar saya tetap mencoba sambil berdoa, dengan alasan kalaupun tidak berhasil hamil dengan baik, minimal herbal itu dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kami.
Kami pun menjalani anjuran Ibu Aris Kurniati. Setiap hari saya dan suami mengkonsumsi SHAD LIN NISA dan SHAD NIGELLA PLUS dua kali sehari masing-masing dua kapsul. Sedangkan suami saya mengkonsumsi SHAD LIR RIJAL dan SHAD NIGELLA PLUS dengan dosis yang sama. Setelah rutin mengkonsumsi selama satu bulan, tepatnya bulan Mei 2014 saya dinyatakan oleh dokter positif hamil. Jadi kehamilan kali ini adalah kehamilan yang keempat. Kami sangat bahagia, meskipun masih harap-harap cemas, takut keguguran lagi.
Kekhawatiran itu semakin menjadi, ketika pada minggu ke sembilan kehamilan ternyata keluar flek sedikit. Dengan penuh rasa cemas kami pun memeriksakan diri ke dokter. Vonis dokter seakan membuat harapan kami kandas, karena dokter lagi-lagi menyatakan janin di rahim saya tidak berkembang dan harus dikuret. Dalam kekhawatiran saya memberi tahu Ibu Aris Kurniati. Beliau menenangkan saya, menyarankan banyak berdoa dan berpikir positif bahwa janin saya baik-baik saja. Saya disarankan segera mengkonsumsi produk AHAD-NET lainnya, yakni MANNA Sari Kurma Plus Ginseng. Alhamdulillah, lantaran mengkonsumsi MANNA Sari Kurma Plus Ginseng flek tidak lama kemudian berhenti hari itu juga.
Untuk meyakinkan hati, saya dan suami mencoba untuk memeriksakan kehamilan ke dokter lain yang berada di kota Medan. Barangkali dengan peralatan yang lebih canggih hasilnya lebih akurat, begitu pikir saya. Saya dan suami berangkat dari Asahan ke Medan, selama perjalanan setiap jam saya mengkonsumsi MANNA Sari Kurma Plus Ginseng satu sendok makan. Kami sangat bersyukur setelah memeriksakan diri, dokter di Medan menyatakan kandungan saya baik-baik saja, rahim saya cukup kuat, dan janin pun berkembang dengan baik. Kini, kehamilan saya sudah hampir memasuki usia sembilan bulan, insya Allah bila sesuai perkiraan dokter, pada awal Februari 2015 akan lahir anak laki-laki, anak pertama kami. (HRM).
Senin, 01 Februari 2016
SHIPON
SHAD SIPHON adalah kapsul herbal khusus yang diramu dari ekstrak Orthosiphon aristatus (ekstrak kumis kucing) kualitas unggul untuk yang dibuat khusus untuk menjaga kesehatan kandung kemih, saluran kemih, dan melindungi ginjal dari kerusakan.
Dengan mengkonsumsi SHAD SHIPON secara teratur sesuai dosis yang dianjurkan, dapat memberi manfaat antara lain :
1. Membantu mencegah dan mengobati infeksi saluran kemih
2. Membantu melancarkan buang air kecil
3. Membantu mencegah dan mengatasi pengendapan batu pada ginjal
Kandungan dan Khasiat Orthosiphon aristatus (Ekstrak Kumis Kucing) dalam Herbal SHAD SHIPON antara lain:
> Kumis kucing mengandung zat-zat yang bermanfaat untuk kesehatan, antara lain: orthosiphonin glikosida, minyak atsiri, sapofonin, garam kalium, sinensetin, mioinositol, saponin, minyak lemak, zat samak, dan lain-lain. Senyawa ortosiphonin dan garam kalium dapat membantu melarutkan asam urat, fosfat, dan oksalat dalam tubuh, terutama pada kandung kemih, empedu, dan ginjal, sehingga dapat mencegah terjadinya endapan yang menjadi pemicu batu ginjal, batu saluran kemih, dan batu empedu
> Kandungan sinensetin dalam ekstrak daun kumis kucing berkhasiat sebagai antibakteri, sehingga dapat mencegah berkembangbiaknya bakteri dalam air seni pada kandung kemih. Dengan demikian kumis kucing dapat digunakan untuk membantu mencegah dan mengobati infeksi kandung kemih dan saluran kemih.
> Berbagai senyawa aktif dalam ekstrak daun kumis kucing secara sinergis dapat meringankan kejang otot ringan, membantu mengatasi rasa sakit karena batu empedu dan batu ginjal, serta bersifat antiallergic. Selain itu, ekstrak daun kumis kucing dapat mencegah penyakit arteriosclerosis (penyempitan pada pembuluh kapiler), sehingga dapat mencegah gangguan peredaran dan tekanan darah yang menjadi salah satu pemicu batu ginjal dan batu empedu.
> Ekstrak daun kumis kucing juga mengandung methyl-ripariochromene (MRC) yang mempunyai efek diuresis dengan memancing pengeluaran cairan urine, sehingga memperlancar air kecil. Bagi penderita anyang-anyangan (susah buang air kecil atau buang air kecil tersendat-sendat) sangat disarankan untuk mengkonsumsinya.
Oleh: Harmonis Santara
Dengan mengkonsumsi SHAD SHIPON secara teratur sesuai dosis yang dianjurkan, dapat memberi manfaat antara lain :
1. Membantu mencegah dan mengobati infeksi saluran kemih
2. Membantu melancarkan buang air kecil
3. Membantu mencegah dan mengatasi pengendapan batu pada ginjal
Kandungan dan Khasiat Orthosiphon aristatus (Ekstrak Kumis Kucing) dalam Herbal SHAD SHIPON antara lain:
> Kumis kucing mengandung zat-zat yang bermanfaat untuk kesehatan, antara lain: orthosiphonin glikosida, minyak atsiri, sapofonin, garam kalium, sinensetin, mioinositol, saponin, minyak lemak, zat samak, dan lain-lain. Senyawa ortosiphonin dan garam kalium dapat membantu melarutkan asam urat, fosfat, dan oksalat dalam tubuh, terutama pada kandung kemih, empedu, dan ginjal, sehingga dapat mencegah terjadinya endapan yang menjadi pemicu batu ginjal, batu saluran kemih, dan batu empedu
> Kandungan sinensetin dalam ekstrak daun kumis kucing berkhasiat sebagai antibakteri, sehingga dapat mencegah berkembangbiaknya bakteri dalam air seni pada kandung kemih. Dengan demikian kumis kucing dapat digunakan untuk membantu mencegah dan mengobati infeksi kandung kemih dan saluran kemih.
> Berbagai senyawa aktif dalam ekstrak daun kumis kucing secara sinergis dapat meringankan kejang otot ringan, membantu mengatasi rasa sakit karena batu empedu dan batu ginjal, serta bersifat antiallergic. Selain itu, ekstrak daun kumis kucing dapat mencegah penyakit arteriosclerosis (penyempitan pada pembuluh kapiler), sehingga dapat mencegah gangguan peredaran dan tekanan darah yang menjadi salah satu pemicu batu ginjal dan batu empedu.
> Ekstrak daun kumis kucing juga mengandung methyl-ripariochromene (MRC) yang mempunyai efek diuresis dengan memancing pengeluaran cairan urine, sehingga memperlancar air kecil. Bagi penderita anyang-anyangan (susah buang air kecil atau buang air kecil tersendat-sendat) sangat disarankan untuk mengkonsumsinya.
Oleh: Harmonis Santara
Langganan:
Komentar (Atom)
