1.Ibu Naisa Pana menceritakan mengenai anak kerabatnya yang bernama Rahmat Hidayat
Keponakan kami adalah seorang anak laki-laki yang berusia sembilan tahun. Ia sangat malas sekali makan dan pertumbuhannya lambat. Setelah kami berikan Salam Fit, alhamdulillah anak kami mengalami perubahan yang dulunya malas makan dan sekarang makannya. Dahulu kalau makan selalu disuapi, sekarang sang anak malah ngambil sendiri bahkan minta tambah. Jika diamati, pertumbuhan tubuhnya juga menjadi sangat baik. Begitu juga dengan perubahan di sekolah, Rahmat menjadi lebih cerdas. Banyak sudah perbaikan yang dialami setelah mengkonsumsi Salam Fit. Daya tahan tubuhnya juga membaik, pernah suatu kali Rahmat terserang penyakit cacar, dan tetap mengkonsumsi Salam Fit, memberikan efek yang luar biasa. Alhamdulillah, penyakit cacarnya cepat sembuh. Biasanya anak lain terkena cacar baru sembuh dalam dua minggu, namun Rahmat dalam tiga hari langsung sehat kembali. Subhanallah, Alhamdulillah...
2. Ibu Rosmiati menceritakan mengenai putranya yang berusia lima tahun, yang bernama M. Akbar. Di tahun-tahun awal, putranya lambat jalan dan malas makan. Bahkan pernah terserang penyakit brinkhitis. Anak yang berat badannya rendah makin berkurang berat badannya. Saat usia dua tahun lebih juga masih memakan bubur saring, padahal anak lain sudah mengkonsumsi makanan padat. Akbar pun selalu ke dokter setiap minggu karena kerap kali sakit. Ibu Rosmiati berkonsultasi dengan mitrautamanya, Bapak H. Andi Alif Kaharuddin, mengenai hal ini. Pak Alif merekomendasikan Salam Fit untuk dikonsumsi, dan setelah habis dua botol baru terasa khasiatnya oleh Akbar. Hasilnya sekarang anak Bu Rosmiati sehat, jika dulu suaranya kecil dan lemah, sekarang suaranya sudah kencang. Akbar pun sekarang jarang sakit dan memiliki daya tahan tubuh yang baik. Alhamdulillah.
(ARH)
3. Daya tahan tubuh anak-anak sangat mudah berubah. Bila kita perhatikan, anak-anak dapat mudah demam padahal baru saja bermain dengan teman-temannya. Kemarin masih tertawa ceria, hari ini sudah berbaring lemah di tempat tidur.
Putri ke tiga dari Bu Agustini Windianingsih, Fatimah Permata Karimah, pun mengalami hal yang sama. Di keceriaan usianya yang empat tahun, Fatimah yang biasanya bermain dengan teman-temannya dengan gembira, kali ini mengalami demam, tak menangis namun sering merintih dan rewel, kelenjar di bagian leher di bawah rahang dekat telinganya membengkak. Fatimah terkena penyakit yang biasa disebut orang dengan “Gondongan”.
Dunia medis menyebut istilah “Gondongan” dengan Mumps atau Parotitis Epidemika. Penyakit ini merupakan penyakit infeksi virus menular, yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar liur disertai nyeri. Virus yang menyebabkan penyakit ini adalah paramyxovirus. Air liur yang mengandung virus ini jika memercik ke orang yang sehat melalui bersin atau batuk dapat menular ke orang yang sehat tersebut. Benda-benda yang terkena air liur dari penderita juga dapat menjadi sarana penularan penyakit ini. Jika dibandingkan dengan penyakit campak dan cacar air, penyakit Gondongan tidak terlalu menular, dan jika seseorang pernah menderita penyakit ini biasanya akan memiliki kekebalan seumur hidupnya terhadap penyakit ini.
Bu Agustin memberikan terapi herbal pada putrinya. Setelah berkonsultasi dengan Konsultan Herbal AHAD-NET, Bu Agustin memberikan Salam Fit, Nigella Plus, dan Meniran kepada Fatimah. Dosis yang diberikan yaitu tiga kali satu sendok makan dalam sehari, Meniran dan Nigella Plus juga diberikan secara bergantian yaitu setengah kapsul Meniran pada pagi hari dicampur bersama satu sendok makan Salam Fit dan setengah kapsul Nigella Plus yang juga dicampur dengan satu sendok makan Salam Fit pada sore hari.
Pemberian herbal-herbal tersebut agar tubuh dikuatkan daya tahannya dalam melawan virus. Meniran, Nigella Plus, dan Salam Fit mengajak tubuh untuk tetap tangguh dalam melawan bibit penyakit. Gondongan yang diderita Fatimah, membuatnya demam dalam tiga hari. Selanjutnya di hari keempat, demam sudah hilang namun kelenjar masih membengkak. Kondisi Fatimah sudah hampir sehat, bermain kesana-kemari, dan mudah makan, yang semakin membuatnya energik. Di hari kelima, kelenjar di leher Fatimah sudah kempes dan kembali seperti biasa. Fatimah yang ceria sudah sehat kembali di hari kelima, alhamdulillah!, dan saat Bu Agustin harus berangkat presentasi mengenai AHAD-NET di Bekasi, Fatimah pun berkata dengan senyuman ceria kepada ibunya, “Ibu..., SEMANGAT!!!”. Subhanallah....
(ARH)
Diposkan oleh Ary Haryati
4. Memiliki anak-anak yang sehat, lincah, cerdas, ceria, penuh tawa dan canda adalah impian semua keluarga. Dengan alasan itu pula sejak kelahiran anak pertama, saya (Ibu Aris Kurniati, 33 tahun, tinggal di Kisaran, Sumatera utara) atas persetujuan suami memutuskan untuk fokus mengurus rumah tangga dan menjaga anak-anak. Alhamdulillah, kini Allah SWT telah mengamanahkan tiga orang anak kepada kami. Harapan saya, dengan fokus sebagai ibu rumah tangga, saya dapat memantau dan mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.
Selama merawat dan menjaga anak pertama dan kedua, alhamdulillah saya tidak mendapatkan kesulitan. Kalaupun terjadi hal-hal kecil seperti anak batuk pilek, itu saya anggap hal biasa, dan masih dapat ditangani dengan baik. Namun, sebagai ibu, saya juga berharap dan mendambakan anak-anak saya tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga cerdas. Gayung pun bersambut, karena pada bulan April 2014 yang lalu, saya diperkenalkan dengan sebuah produk multivitamin anak yang terbuat dari bahan-bahan herbal alami dengan khasiat meningkatkan daya tahan tubuh anak, sekaligus menstimulasi perkembangan otak anak sehingga dapat meningkatkan kecerdasan. Multivitamin itu bernama SALAM FIT.
Saat mengetahui komposisi SALAM FIT yang terbuat dari madu, habbatussauda, dan minyak zaitun, serta diperkaya dengan royal jelly, bee polen, omega 3, omega 6, dan omega 9, saya menjadi tertarik. Omega 3, omega 6, dan omega 9 secara spesifik memang baik untuk perkembangan otak. Saya berpikir, inilah salah satu kesempatan untuk mewujudkan impian saya memiliki anak-anak yang sehat dan cerdas. Saya pun membeli dan melakukan ‘percobaan’ dengan meminumkannya kepada anak saya yang ketiga, Nadra Windri Prayuna Lubis yang berumur satu tahun.
Saya merasa surprise, selama ini Nadra paling susah untuk minum obat, baik yang berupa sirup maupun puyer. Nadra biasanya berontak dan menutup mulutnya rapat-rapat sambil menangis, meskipun obat itu beraroma buah yang segar. Tapi, saat saya meminumkan SALAM FIT Nadra seakan menikmatinya dan merasa senang, bahkan dia terus minta tambah. Sejak saat itu saya rutin meminumkan SALAM FIT ke Nadra dua kali sehari masing-masing satu sendok teh. Tanpa kami sadari, ternyata Nadra terlihat semakin lincah. Nadra dapat berjalan dengan kuat penuh keseimbangan. Nadra juga memiliki kemampuan gerak motorik yang baik, dia dapat memegang pensil dengan posisi siap menulis secara sempurna. Kemampuan ini jarang dimiliki oleh anak usia satu tahun.
Nadra pun dapat menerima dan mencerna informasi dengan baik, misalnya dapat menunjukkan berbagai warna yang diminta, membuang sampah pada tempatnya, mengambil benda dan meletakkan kembali benda tersebut pada tempatnya dapat dia lakukan dengan baik. Bahkan, dengan hanya melihat kami shalat, Nadra pun dapat mempraktekkan gerakan shalat tersebut secara berurutan. Sekali lagi, untuk anak usia satu tahun kami menganggap kemampuan Nadra luar biasa. Apalagi bila dibandingkan dengan anak-anak lain di sekitar kami yang memiliki usia yang sama, tapi belum memiliki kemampuan seperti Nadra. Yang lebih membuat kami bersyukur, Nadra selalu sehat dan fisiknya terlihat prima.
Kami yakin ini semua karunia dan amanah Allah SWT kepada keluarga yang harus dijaga. Salah satu ikhtiar kami untuk menjaga amanah ini adalah dengan memberikan makanan dan minuman yang halal serta menyehatkan bagi anak seperti SALAM FIT. Nah, Bapak dan Ibu, bila Anda mendambakan anak yang sehat dan cerdas, SALAM FIT dapat Anda coba. (HRM) / Harmonis Santara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar